Pablo Neruda, Sebuah Biografi

16.20
Pablo Neruda - Pablo Neruda adalah salah satu penyair yang menjadi tonggak penting kehidupan sastra di Amerika Latin.

Ia cukup kompleks: sering kali berada antara drama dan lelucon, di mana kehidupan yang pribadi dan publik, estetika dan politik, lelaki dan seorang diplomat, merupakan dimensi yang tidak bisa dipisahkan.

Pablo Neruda, penyair Amerika Latin
Sumber gambar: colombotelegraph

Neruda mungkin adalah satu-satunya penulis di zaman modern yang bisa disandingkan dengan Victor Hugo. Selain menjadi penyair yang sangat berbakat dan produktif--dengan menghasilkan lebih dari 30 buku puisi yang tebalnya lebih dari empat ribu halaman--sejak usia dini ia terlibat dalam persoalan nasional dan internasional dengan gayanya yang naif, berani, sembrono, dan bahkan kontroversial.

Pada akhir tahun 1920-an, Neruda menemukan dirinya terlempar di Timur Jauh. Ia antara lain menyaksikan asap opium dan wiski murah serta pergolakan di kerajaan Inggris. Kurang dari satu dekade kemudian, Neruda berada di Spanyol saat pecahnya Perang Sipil: sebuah peristiwa yang mengubah dunianya menjadi terbalik dan akhirnya semakin militan dengan memihak komunisme.

Sementara itu, pada tahun 1940-an, sebagai anggota partai komunis, Neruda bertugas di senat Chili, di mana protesnya yang berani menentang pemerintahan yang korup dan menindas membuat jabatannya dilucuti dan dipaksa bersembunyi. Pada tahun 1950-an dan 1960-an, ketaatan Neruda yang tak kenal menyerah pada garis "kiri" yang radikal sering membuat ia terjebak dalam suasana yang panas, terutama setelah desas-desus yang berkepanjangan tentang peristiwa keji di Uni Soviet.

Pada tahun-tahun terakhirnya, meski kesehatannya memburuk, Neruda berkampanye untuk membawa sosialisme ke negara asalnya, Chili. Namun hidupnya rasanya semakin sesak dan pendek lantaran melihat Jenderal Augusto Pinochet menghancurkan mimpi yang telah ia perjuangkan dengan gigih.

Entah bagaimana, di penghujung akhir hidupnya, pena Neruda sepertinya tidak pernah beristirahat. Ia terus menulis sajak, seolah mata air sajaknya tak pernah kering.

Karena itu, jika digambarkan, tidak kebetulan Neruda tampil seperti karakter dalam kebanyakan novel, drama atau cerita, juga seperti Michael Radford yang mengesankan dalam film Il Postino (1994), yang didasarkan atas novel Antonio Skarmeta yang berjudul Ardiente Paciencia (Burning Patience, 1985).

Tidaklah mengherankan jika kehidupan yang begitu penuh dengan hiperbola dalam segala hal telah memunculkan reaksi-reaksi ekstrem yang bermotif politik dari para kritikus dan penulis biografi Neruda, di antaranya, Volodia Teitelboim yang tampak membelokkan kisah Neruda ke arah hagiografi.

Dengan demikian, tentu saja sulit, bahkan mungkin dianggap kurang pantas, untuk tetap sepenuhnya tidak memihak ketika berhadapan dengan kehidupan yang sangat partisan dari Neruda.

Di sepanjang pengisahan buku ini, Dominic Moran agaknya tidak ragu membuat pandangan tentang hal-hal kontroversial Neruda: perlakuan terhadap berbagai wanita, kualitas dan nilai puisi politiknya, serta perilaku "samar-samar"-nya yang mengundang pertanyaan publik.

Untuk lebih jelas melihat sosok Neruda di mata Deminic Moran, kamu unduh ebook-nya secara cuma-cuma di bawah ini.

Unduh gratis ebook: Pablo Neruda

Related Posts

Previous
Next Post »

0 komentar