Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Prosa, Puisi Prosa, Jenis dan Fungsinya

Sastra.xyz - Prosa adalah suatu istilah yang mencakup untuk semua wacana, baik lisan maupun tulisan, yang tidak berpola seperti dalam larik puisi atau bisa disebut sebagai "free verse". Menurut KBBI, prosa juga dimaknai sebagai karangan bebas yang tidak terikat pada kaidah yang terdapat dalam puisi. Di dalam prosa terdapat kemungkinan untuk membedakan berbagai ragam wacana nonmetrik yang ditempatkan di sepanjang spektrum berdasarkan penggunaan dan cara penyusunannya.

Pada titik lain, prosa bisa berarti percakapan sehari-hari yang tidak teratur atau terkadang termasuk ragam percakapan formal. Sebaliknya, prosa yang tertulis akan menjadi lebih "sastrawi", baik apakah fungsinya deskriptif, naratif, ekspositori, maupun ekspresif. Ragam bentuk tersebut tak terbatas karena adanya keragaman pada fitur-fitur formal prosa lainnya.

Pengertian Prosa
Source: MabelAmber/Pixabay

Begitu pun dalam terjemahan prosa pada kitab-kitab Perjanjian Lama dalam Alkitab King James, misalnya, terkandung repetisi, keseimbangan, dan kontras klausa yang mendekati bentuk "puisi prosa" pada abad ke-19. 

Puisi prosa

Puisi prosa merupakan bentuk komposisi yang satu padu, ritmis, dan terdengar nyaring karena memanfaatkan sumber daya ritme bahasa untuk tujuan puitik dan ditulis sebagai urutan kalimat yang berkelanjutan tanpa jeda baris. Dalam ragam sastra dunia terdapat puisi prosa, misalnya dalam bahasa Prancis karya Charles Baudelaire "Little Poems in Prose" (1869), Arthur Rimbaud "Illuminations" (1886), dan di sastra Inggris terlihat dalam fragmen-fragmen esai Walter Peter.

Bentuk puisi prosa lainnya dapat kita temukan dalam karya John Ashbery "Three Poems" (1972). Lebih jauh lagi, dalam spektrum formalnya, kita dapat tinggalkan domain prosa dengan menggunakan jeda baris dan ritme yang lebih terkontrol, kerumpangan sintaksis, dan irama yang mengidentifikasikan sebagai sajak bebas. Di ujung spektrum tersebut terdapat satuan suku kata yang lemah dan kuat serta berulang yang membentuk irama matra dalam persajakan sastra Inggris.

Beberapa jenis prosa

  • Prosa nonfiksi: sebentuk tulisan yang sebagian besar didasarkan pada fakta, sekalipun dalam kasus tertentu mengandung unsur fiksi. Contohnya adalah esai dan biografi
  • Prosa fiksi: sebentuk tulisan yang seluruhnya atau sebagiannya dikhayalkan. Contohnya adalah novel
  • Prosa heroik: sebentuk tulisan yang dapat ditulis atau dibacakan serta menggunakan elemen tradisi lisan. Contohnya adalah dongeng dan legenda
  • Puisi prosa: (di atas secara khusus sudah dijelaskan pengertian puisi prosa) Puisi prosa ini merupakan puisi yang ditulis dalam bentuk prosa. Hibrida sastra ini terkadang memiliki pola yang ritmis dan memiliki rima.

Fungsi prosa dalam menulis

Dalam aktivitas tulis-menulis, kita tak dapat menghindari bentuk prosa dalam mengungkapkan ide. Apalagi terutama tulisan yang kita buat seperti esai atau opini. Berikut adalah fungsi prosa tersebut:

Prosa berfungsi memenuhi janji cerita

Dalam karya sastra, tujuan paling mendasar dari prosa adalah untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan untuk bercerita. Prosa adalah janji penulis kepada pembaca untuk menyampaikan cerita melalui karakter, plot, konflik, dan ending.

Prosa berfungsi menciptakan suara

Setiap penulis tentu mempunyai cara tersendiri ketika menggunakan bahasa atau dapat disebut sebagai "writer voice". Tiap penulis yang berhasil memiliki gaya yang berbeda dan khas dari penulis lain dalam menyusun cerita.

Prosa berfungsi membangun keakraban

Sejatinya prosa memiliki nada "keakraban". Keakraban ini dapat membuat pembaca terhanyut dalam cerita dan karakter tokohnya. Seorang penulis yang berhasil mampu membuat pembaca hadir ke dalam cerita dan terlibat peristiwa secara emosional.

Demikianlah yang bisa kami sampaikan tentang pengertian prosa, jenis, dan fungsinya. Jika artikel ini bermanfaat, jangan lupa dibagikan.

Post a comment for "Pengertian Prosa, Puisi Prosa, Jenis dan Fungsinya"

Berlangganan via Email