Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Kata-Kata/Quote Pramoedya Ananta Toer tentang Cinta

Sastra.xyz – Pramoedya Ananta Toer adalah novelis terbesar dalam sejarah sastra Indonesia. Selama hidupnya ia telah menghasilkan lebih dari 50 karya dan hampir seluruhnya diterjemahkan ke dalam bahasa asing. Novel-novel Pram juga banyak yang dijadikan studi dalam universitas baik dalam maupun luar negeri. Karya Pram dianggap penting dalam perjalanan bangsa Indonesia.

Dari novel Pram kita banyak belajar tentang sejarah, politik, kebudayaan, dan perjalan manusia Indonesia. Bahkan boleh dibilang narasi cerita yang dibangun Pram merupakan bangunan yang abadi dan layak dibaca manusia Indonesia dari masa ke masa. Hal itu terlihat dari kedalaman Pram menuliskan ceritanya sehingga pembaca di luar sana banyak juga yang jatuh hati pada kata-kata mutiara dari karya Pram. Berikut ini adalah kutipan yang diambil dari sejumlah karya novel Pram.

Kata-Kata/Quote Pramoedya Ananta Toer tentang Cinta

Quote Pramoedya tentang hakikat cinta

  • Jika cinta tak bisa memaafkan, maka tak akan pernah ada cinta yang berusia panjang. (Menggelinding 1)
  • … tanpa adanya cinta hidup terasa sepi, karena raga telah mati dan dunia hanyalah padang pasir. (Arus Balik)
  • Siapa yang tidak mengenal kesetiaan dan kecintaan, maka ia dikodratkan menjadi budak dari hawa nafsu, dari orang-orang yang lebih kuat ketimbang yang punya hawa nafsu uang lebih besar lagi. (Arus Balik)
  • Cinta yang memiliki kepribadian adalah cinta yang diserbuki kesetiaan akan ketabahan menghadapi hidup dan mati. (Arus Balik)
  • … cinta tak pernah buta. Cinta akan selalu memberikan segala-galanya dan berhenti jika napas berhenti mengembus. (Panggil Aku Kartini Saja)
  • Cinta itu indah, terlampau indah, dari yang bisa kita dapatkan dalam hidup manusia yang pendek ini. (Bumi Manusia)
  • Cinta itu bagian dari anak kebudayaan, bukan batu dari langit, karena itu tak ada cinta yang timbul mendadak. (Bumi Manusia)

Quote Pramoedya tentang kekuatan cinta

  • Suatu kasih sayang tradisional yang tidak diarahkan ke masa depan yang lebih sukar dan beraneka ragam merupakan kekhilafan yang harus dibetulkan. Karena itu, untuk membetulkan cinta kasih sayang dibutuhkan ketepatan tindak, pergulatan, dan keberapian. Di mana pun terdapat kasih sayang, juga di antara binatang. Tanpa memiliki kasih sayang, dapatkah orang menanggungkan hidupnya? (Jejak Langkah)
  • Asmara adalah tenaga perkasa yang selamanya digunakan orang dalam hidupnya. (Menggelinding 1)
  • Cinta adalah sumber kekuatan yang tanpa bendungan karena dapat menghancurkan, mengubah atau meniadakan, menggalang atau membangun. (Arus Balik)
  • Orang akan menerima cintamu kembali, maka berikanlah cinta kepadanya. Kata-kata santun tidak perlu menggunakan ongkos, tapi memang dapat berpengaruh begitu besar. (Panggil Aku Kartini Saja)

Quote Pramoedya tentang cinta dalam pernikahan

  •  Jika suami-istri sudah seiya-sekata, maka si lelaki tak perlu memperbudah istrinya, dan yang perempuan tak perlu menghamba pada suaminya. Indahnya pernikahan seperti itu. (Jejak Langkah)
  • Diberkatilah pengantin baru yang agung dengan kebahagiaan, serta direstui oleh semua kebajikan. Terkutuklah siapa pun itu yang mengganggu percintaan mereka. (Arus Balik)
  • Suami-isteri yang sama-sama bekerja berbahagialah, karena haknya sama di hadapan manusia dan para desa. (Arus Balik)
  • Menurut orang-orang tua, anak-anak yang selalu bahagian tentu dilahirkan dari percintaan yang sejati. (Arus Balik)
  • Engkau yang dilahirkan dari percintaan yang sejati berbahagialah. (Arus Balik)

Quote Pramoedya tentang cinta tak serendah materi

  • … jangan pernah jadi kriminil dalam percintaan—yang menundukkan perempuan dengan kilau harta, pangkat, dan gemerincing ringgit. Lelaki belakangan ini banyak yang kriminil. Begitu pun perempuan yang tertaklukkan hanyalah pelacur. (Bumi Manusia)

Quote Pramoedya tentang rindu dunia penuh cinta

  • Aku hanya butuh orang-orang yang menyayangi, senyum tawa, hati yang terbuka, dan dunia tanpa dukacita tanpa rasa takut. (Gadis Pantai)
  • Sekiranya di dunia ini tidak ada keserakahan, sekiranya di dunia ini tidak ada kebinatangan, sekiranya di dunia ini tidak ada orang yang minta disembah-sembah, sekiranya di dunia ini manusia hidup sebagaimana manusia harus hidup, sekiranya para nabi itu hidup selalu dan memimpin manusia semuanya ini ke jalan surga, sekiranya dunia ini tiba-tiba saja jadi surga, di mana yang ada hanya manusia-manusia yang suci, dan sekiranya Tuhan tidak membuat setan dan orang jahat, sekiranya kemauan dan pikiran dan perasaan tiap manusia ini sama, sekiranya penjajahan ini tak ada … Alangkah akan indah dan senang hidup di dunia ini. (Mereka yang Dilumpuhkan)

Quote Pramoedya tentang cinta dalam kenyataan

  • Engkau yang bersakit hati berbahagialah, itu tandanya engkau masih memilih hati dan terdapat cinta di dalamnya. (Arus Balik)
  • Minke, cinta itu indah, serta kebinasaan yang kemungkinan membuntutinya. Orang harus berani menghadapi akibatnya. (Bumi Manusia)
  • Bayang-bayang cinta itu bernama derita. Karena itu, tak ada satu hal pun tanpa bayang-bayang lagi, kecuali terang itu sendiri. (Nyanyi Sunyi Seorang Bisu)
  • Pengalaman cinta bagian yang terpenting bagi hidup manusia. Tapi banyak yang lupa; yang terpenting itu tidak selalu penting bagi orang ke-3. (Nyanyi Sunyi Seorang Bisu)
  • … jodoh saat ini tak memedulikan darat dan laut, hanya kelainan zaman saja yang tak memungkinkan. (Menggelinding 1)
  • Lantaran pengalaman cintalah beberapa orang menjadi jahat dan beberapa orang menjadi kebal, serta beberapa orang lagi runtuh tak dapat bangun lagi. (Menggelinding 1)

Quote Pramoedya tentang cinta orang tua

  • Seganas-ganasnya macan, ia tak akan memakan anaknya sendiri.
  • Sekalipun binatang, jika dia anakku, maka dia tetap menjadi anakku. (Midah Si Manis Bergigi Emas)
  • Jika engkau mengerti bagainya oang tua banting tulang untuk mencari pengasilan. Maka engkau akan tahu bagaimana hatinya jadi keruh apabila tak diterima apa yang sudah ia berikan sepenuh tenaganya. (Midah Si Manis Bergigi Emas)
  • Setiap orang tua akan mengampuni kejahatan anaknya, asalkan ia dapat menjelaskan alasan yang sebenarnya. Begitu pun setiap orang tua akan mencuci anaknya sampai bersih setelah anaknya terajtuh ke dalam lumpur selokan. (Midah Si Manis Bergigi Emas)

Demikian quotes Pramoedya mengenai cinta, semoga membantu!

Post a comment for "Kata-Kata/Quote Pramoedya Ananta Toer tentang Cinta"

Berlangganan via Email