Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

5 Penyair India yang Terkenal dan Karyanya Mendunia

Sastra.xyz – Penyair yang kami bicarakan dalam artikel ini adalah penyair India yang terkenal dan berkontribusi besar bagi kesusasteraan di negeri tersebut. Dilihat dari sejarahnya, puisi India telah berkembang selama 4.000 tahun terakhir. Puisi-puisi dalam kesusastraan India disusun dan ditulis lebih dari 20 bahasa India, termasuk bahasa Inggris.

Sejarah puisi India menyadarkan kita akan kejayaan masa lalunya yang kontras dengan keadaannya saat ini. Saat ini, ketika dunia telah mengalami perubahan drastis dan jaringan komunikasi memproyeksikan manusia ke lingkup global, nilai-nilai masa lalu pun kemudian menyusut dan bahkan hilang.

Puisi hari ini sedang menghadapi ujian waktu. Kreativitas penyair-penyair India perlu dorongan lebih jika mengharapkan kontribusi mereka untuk mengubah keadaan masyarakat. Kehidupan baru tetap harus berjalan seiring dengan nilai-nilai lama yang telah lama mendampingi negeri tersebut dalam perjalanan sejarahnya. Para penyair yang Sastra.xyz ulas berikut ini adalah mereka yang berkontribusi baik dalam penggunaan bahasa maupun pada nilai-nilai budaya di India.

Penyair India yang Terkenal

1. Rabindranath Tagore

Rabindranath Taogre lahir pada 7 Mei 1861 di Calcutta, British India. Ia merupakan pujangga besar India. Ia juga seorang sajana, novelis, penulis esai, komposer lagu, serta penulis drama. Tagore adalah pribadi yang memiliki banyak talenta untuk mempelajari segala hal yang baru. Kontribusinya pada sastra dan musik penting bagi masyarakat India. Pada tahun 1913, Tagore mendapatkan penghargaan Nobel Sastra, yang pertama kali didapat oleh pengarang Asia.

Tagore mulai dikenal publik karena puisinya. Kemudian ia menulis novel, esai, cerita pendek, drama, dan ribuan lagu. Karya-karya Tagore memiliki sifat yang ritmis, liris, dan optimis. Latar karya prosa Tagore kebanyakan berlatar kehidupan orang kecil atau rakyat jelata. Dalam karya puisi, Tagore melakukan eksperimen dalam soal bentuk. Namun karya-karya puisi Tagore banyak yang kehilangan esensi setelah diterjemahkan ke bahasa lain. Ia juga merupakan orang India pertama yang membawa elemen realisme psikologi ke dalam karya-karyanya.

Tematik puisi Tagore adalah kesatuan esensial semua ciptaan yang berangkat dari Upanisad  Hindu Kuno. Ringkasan singkat mengenai kepercayaan Hindu akan berguna untuk memahami totalitas karya sastra Tagore.

2. Sarojini Naidu

Penggunaan citra, bentuk, dan meter yang indah membuat Sarojini Naidu menjadi salah satu penyair paling terkenal di India. Puisinya kerap kali menggambarkan budaya India yang menarik dan kaya, serta menjadi catatan kaki dalam sejarah peradaban bangsa India. Selain berisi apresiasi terhadap budaya, puisi-puisi Naidu juga bernuansa politik. Hal ini tak mengherankan karnea Naidu merupakan seorang aktivis dan wanita India pertama yang menjadi Presiden Kongres Nasional India.

Salah satu puisi Naidu yang terkenal, "Indian Weavers" adalah contoh terbaik dari kemampuan puitiknya yang memukau. Dalam puisi tersebut, Naidu menggambarkan penenun yang mulai bekerja saat pagi hari membuat pakaian untuk acara penting seperti kelahiran, pemakaman, dan pernikahan. Untuk melukiskan hal tersebut, Naidu menunjukkan betapa pentingnya budaya penenun yang integral dalam masyarakat India serta mengungkapkan kekaguman kepada mereka.

Tema lainnya dalam puisi Naidu adalah feminisme. Misalnya, dalam sajak "The Bangle Sellers", yang mendeskripsikan gelang tradisional India yang kesemuanya memiliki warna berbeda. Setiap warna memiliki tahapan yang berbeda dalam jenjang kehidupan seorang wanita, dari masa muda, masa subur, hingga masa tua, yang menggambarkan kemandirian dan kebijaksanaan.

3. Nissim Ezekiel

Aku susuri malam,
Aku dengarkan hujan.
Seperti kulihat badai:
guntur, kilat
banyak hantu di pepohonan

(kutipan sajak "Occupation")

Kutipan tersebut berasal dari kumpulan puisi pertama Nissim Ezekiel, "A Time to Change". Dalam puisi ini, subjek lirik menggambarkan suatu tindakan dalam mengamati lingkungannya sendiri dan merekamnya dalam larik-larik sajak. Kutipan tersebut adalah deskripsi panjang dalam proses penulisan puisinya. Itu sebabnya, puisi awal Ezekiel ini dianggap yang paling indah. Pasalnya, dipenuhi dengan perumpamaan yang kaya serta melibatkan semua indera ketika subjek lirik mengambil tugas menggambarkan adegan yang ia lihat.

Puisinya yang lain, "Dedication", adalah puisi pertama dalam kumpulan puisi kedua Ezekiel, "Sixty Poems". Dalam puisi ini, subjek lirik mengungkapkan dirinya sebagai penyair karena ia menceritakan perjuangannya menemukan bahasa yang sempurna dan seimbang untuk larik-larik puisinya, Tiga baris terakhir dalam "Dedication" menekankan pergeseran dari kumpulan puisi pertamanya, yakni ketika suaranya muncul lebih bersemangat melalui peralihan ke arah kesederhanaan dan keterusterangan.

4. Kamala Das

Kamala Surayya atau yang lebih dikenal dengan Kamala Das merupakan penyair India kelahiran Thrissur, Pantai Malabar, British India, pada 31 Maret 1934. Sebagai seorang penyair wanita, Das berani menyatakan secara terbuka dan terus terang mengenai hasrat seksual perempuan dan pengalaman menjadi wanita India. Das merupakan generasi penulis India yang karyanya berpusat pada pengalaman pribadi ketimbang masalah kolonialisme. Das menulis menggunakan bahasa Inggris dengan nama pena Madhavikutty.

Kumpulan puisi Das "An Introduction" diterbitkan dalam koleksi pertamanya, di Calcutta pada tahun 1965. Sajak-sajak dalam kumpulan ini berfokus pada cinta dan rasa sakit akibat pengkhianatan. Karya puisinya ini merupakan salah satu karyanya yang terkenal. Dalam puisinya terdapat pengakuan subjek lirik mengenai emosi yang dalam sehubungan dengan budaya patriarki yang mengendalikan hidupnya dan kehidupan wanita yang tak terhitung karena penderitaan. Das adalah satu tokoh yang memainkan peran penting dalam gerakan feminis di India.

5. A.K. Ramanujan

A.K. Ramanujan adalah seorang penyair, penerjemahn, folkloris, dan filolog dari India. Ia mendapatkan gelar di Universitas Mysore dan Deccan College di Pune serta gelar PhD di Universitas Indiana. Ramanujan menulis dalam bahasa Inggris dan Kanada. Puisinya terkenal karena keterikatan tematik dan formal dengan transnasionalisme modernis. Kumpulan puisi yang sudah diterbitkan seperti The Striders (1966), Selected Poems (1976), dan Second Sight (1986).

Salah satu puisi Ramanujan "A River" adalah puisi empat bait yang dipisahkan menjadi rangkaian baris yang tidak rata. Bait pertama terdiri dari enam belas baris, baris kedua terdiri dari sebelas, ketiga terdiri dari tuju baris, dan keempat terdiri dari lima belas baris. Bait tersebut tidak mengikuti skema rima tertentum tetapi ada momen pengulangan yang membantu menciptakan ritme.

Demikian lima penyair terkenal asal India, semoga membantu!

Post a comment for "5 Penyair India yang Terkenal dan Karyanya Mendunia "

Berlangganan via Email