Pukul Setengah Lima adalah novel karya Rintik Sedu yang berkisah tentang Alina, seorang perempuan yang membenci hidupnya dan sering merasa kosong secara emosional. Ia tumbuh dalam keluarga yang tidak harmonis dan membawa luka batin yang dalam, sehingga ia tidak lagi merasakan arti “pulang” sebagai kenyamanan tetapi justru sesuatu yang dihindari. Rutinitas hariannya berjalan monoton sebagai pekerja kantoran tanpa harapan, sampai sebuah pertemuan di bus pada sore hari pukul setengah lima mengubah arah hidupnya sedikit demi sedikit.