Seratus Tahun Kesunyian menggambarkan sejarah panjang keluarga Buendía yang hidup di kota fiksi Macondo, sebuah desa terisolasi yang didirikan oleh José Arcadio Buendía dan istrinya Úrsula. Cerita mengikuti tujuh generasi keluarga ini dari awal berdirinya Macondo hingga kehancurannya, menampilkan berbagai peristiwa penting seperti wabah, perang saudara, cinta, kehilangan, dan tragedi yang berulang turun-temurun. Novel ini terkenal karena gaya realisme magisnya, menggabungkan kejadian nyata dan supranatural dalam narasi yang penuh warna dan simbolis.