To Kill a Mockingbird - Harper Lee

To Kill a Mockingbird adalah novel klasik karya Harper Lee yang berlatar di kota fiksi Maycomb, Alabama, pada masa Depresi Besar Amerika Serikat. Cerita diceritakan dari sudut pandang Jean Louise “Scout” Finch, seorang gadis kecil yang tumbuh bersama kakaknya Jem dan ayahnya, Atticus Finch, seorang pengacara yang bijak dan penuh integritas. Lewat mata Scout, pembaca menyaksikan kehidupan sehari-hari di Maycomb, mulai dari permainan kanak-kanak hingga konflik sosial yang semakin nyata di komunitas mereka.

Konflik utama muncul ketika Atticus ditunjuk membela Tom Robinson, seorang pria kulit hitam yang dituduh memperkosa seorang perempuan kulit putih, Mayella Ewell. Meskipun bukti menyatakan Tom tidak bersalah dan Atticus memberikan pembelaan yang kuat, prasangka rasial mendalam di masyarakat membuat juri tetap menghukum Tom. Peristiwa ini membuka mata Scout dan Jem terhadap ketidakadilan, prasangka, dan rasisme yang mengakar dalam struktur sosial Maycomb.

Selain itu, novel juga memuat subplot tentang tetangga misterius mereka, Arthur “Boo” Radley, yang dianggap menakutkan oleh bocah-bocah kampung namun kemudian menunjukkan sisi lain yang lembut dan penyayang. Pertemuan Scout dengan Boo di akhir kisah menegaskan tema utama buku ini tentang empati, pemahaman terhadap orang lain, serta “kemurnian” hati yang diwakili oleh simbol burung mockingbird—makhluk yang tidak bersalah dan hanya memberikan keindahan tanpa merugikan siapa pun.