Anting yang Hilang

Malam itu aku menemukan sebuah anting kecil tergeletak di dekat buku yang sampulnya mulai berdebu. Benda kecil itu memantulkan cahaya samar, seperti kenangan yang tiba-tiba muncul setelah lama disimpan rapat-rapat. Aku memungutnya perlahan, itu milik Iliana.

Ada barang-barang kecil yang anehnya mampu menyimpan perasaan manusia lebih baik daripada ingatan. Dan kini ia hanya terbaring sunyi di sudut gelap, seperti sebagian kenangan yang akhirnya tertinggal karena waktu terus berjalan terlalu cepat.

Aku memandanginya cukup lama sebelum menaruhnya kembali pelan-pelan. Hidup memang sering begitu.