Lengang

Malam itu aku memandang kota, dan lampu-lampunya tampak seperti kenangan yang lupa padam. Di bawah sana, rumah-rumah diam, tetapi aku merasa semuanya sedang membicarakan sesuatu tentangku.

Aku pernah percaya bahwa kota tidak mengenal kesepian. Malam itu aku tahu aku keliru: bahkan ribuan cahaya dapat membuat seseorang merasa menjadi satu-satunya manusia yang masih terjaga.

Lalu angin datang membawa bau jalanan dan masa lalu. Aku menutup mata, dan untuk sesaat aku mendengar seseorang memanggil namaku dari sebuah tempat yang sudah bertahun-tahun tidak ku datangi.