Aku melihat Nana bersiap di atas motor merah muda itu, sementara Iliana berdiri di depannya dengan helm yang kebesaran. Di bawah matahari yang terik, mereka tampak seperti dua pengembara kecil yang hendak pergi menuju negeri yang belum tercantum di peta.
Iliana tersenyum kepadaku, seolah perjalanan itu adalah petualangan terbesar dalam hidupnya. Nana membetulkan helmnya, memastikan tangan kecil itu aman, sementara aku menyadari bahwa seorang ibu memang sering kali menjadi orang yang membawa anaknya mengenal dunia.
Aku mengabadikan mereka sebelum motor itu bergerak. Kelak, ketika Iliana sudah besar dan lupa bagaimana rasanya menjadi kecil, mungkin foto ini akan mengingatkannya bahwa pernah ada hari ketika dunia terasa begitu luas, dan ia selalu punya Nana untuk membawanya pulang.