Persahabatan Kecil Iliana

Iliana duduk di bawah matahari, mengelus Yupi. Di antara pot-pot hijau dan bayangan daun, mereka tampak seperti dua makhluk kecil yang baru saja menemukan bahwa dunia ternyata cukup luas untuk berbagi kasih.

Aku melihat tangan Iliana menyentuh bulu kucing itu dengan hati-hati, seolah ia sedang menyentuh sesuatu yang rapuh dari dunia. Ia belum tahu bahwa kasih sayang tidak selalu membutuhkan bahasa; kadang cukup dengan duduk dekat, memberi makan, dan tidak pergi ketika yang lain sedang diam.

Kelak, ketika Iliana telah tumbuh besar, mungkin ia tak mengingat Yupi. Tetapi aku akan selalu ingat bagaimana, pada suatu pagi, seorang anak kecil mengajarkanku bahwa cinta bisa dimulai dari tangan yang begitu mungil.