Rindu Pulang Bersama

Aku memandangmu dari balik cahaya pagi, membawa sebatang cokelat bertuliskan Bandung, seolah-olah kota itu menitipkan sebuah pesan kecil untukku melalui tanganmu. Entah mengapa, senyummu membuat perjalanan terasa lebih singkat.

Aku tahu, di antara jalan-jalan yang asing dan udara teduh Bandung, ada sesuatu yang sedang kau bawa pulang: kenangan. Dan aku berharap, di antara kenangan itu, ada sedikit ruang untuk namaku.

Sebab pada akhirnya, aku tidak membutuhkan oleh-oleh yang mahal. Cukup kau pulang dengan senyum yang sama, lalu duduk di sampingku, agar aku kembali percaya bahwa rindu memang selalu menemukan jalan untuk pulang.