Senja di Sukoharjo

Aku berhenti sejenak di persimpangan, ketika langit berubah menjadi kelabu dan lampu-lampu mulai mengambil alih pekerjaan matahari. Di hadapanku, tugu itu menyala merah, sementara lampion-lampion bergoyang pelan seperti kenangan yang belum selesai diceritakan.

Kota selalu punya cara untuk menyembunyikan kesepiannya. Ia menyalakan lampu, membiarkan kendaraan berlalu, lalu berpura-pura tidak tahu bahwa ada seseorang yang sedang merindukan rumah.

Aku melanjutkan perjalanan ketika lampu berubah hijau. Malam semakin dekat, setiap jalan pulang selalu terasa seperti jalan menuju kehidupan.