BANDAR LAMPUNG, 5 September 2026 – Bhayangkara Presisi Lampung FC dan Persebaya Surabaya harus berbagi poin setelah bermain imbang 1-1 pada laga perdana BRI Super League 2026/27 di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Sabtu (5/9). Persebaya lebih dulu unggul melalui Yann Kevin Mabella pada menit ke-13 sebelum Allano Brendon de Souza Lima menyamakan kedudukan untuk Bhayangkara pada menit ke-61.
Persebaya tampil efektif pada awal pertandingan. Tekanan yang dibangun tim tamu membuahkan hasil ketika Yann Mabella mencetak gol pada menit ke-13. Gol tersebut membuat Persebaya berada dalam posisi unggul dan memaksa Bhayangkara meningkatkan intensitas serangan.
Bhayangkara berusaha merespons melalui penguasaan bola yang lebih dominan. Tuan rumah menciptakan sejumlah peluang, tetapi pertahanan Persebaya masih mampu menjaga keunggulan hingga babak pertama berakhir. Skor 0-1 bertahan sampai turun minum.
Memasuki babak kedua, Bhayangkara terus menekan. Pelatih Oscar Bruzon melakukan sejumlah perubahan untuk meningkatkan daya gedor tim, sementara Persebaya berusaha mempertahankan keunggulan dengan mengandalkan pertahanan dan serangan balik.
Upaya Bhayangkara akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-61. Allano Brendon de Souza Lima mencetak gol penyama kedudukan setelah mendapatkan kesempatan di area pertahanan Persebaya. Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1 dan membuat pertandingan kembali terbuka.
Setelah kedudukan imbang, kedua tim masih memiliki peluang untuk mencetak gol kemenangan. Bhayangkara lebih dominan dalam penguasaan bola dengan catatan 73 persen serta melepaskan 17 tembakan. Namun, Persebaya lebih banyak memperoleh sepak pojok dengan sembilan berbanding lima milik tuan rumah.
Persebaya harus bekerja keras mempertahankan hasil imbang hingga pertandingan berakhir. Pelatih Bernardo Tavares menilai laga berjalan sulit dan timnya gagal menjaga keunggulan setelah Bhayangkara meningkatkan tekanan pada babak kedua.
Hasil 1-1 membuat kedua tim sama-sama mengamankan satu poin pada laga pembuka Super League 2026/27. Bhayangkara mendapatkan satu poin di hadapan pendukung sendiri, sedangkan Persebaya membawa pulang hasil imbang dari Lampung setelah sempat memimpin lebih dahulu.
Persebaya tampil efektif pada awal pertandingan. Tekanan yang dibangun tim tamu membuahkan hasil ketika Yann Mabella mencetak gol pada menit ke-13. Gol tersebut membuat Persebaya berada dalam posisi unggul dan memaksa Bhayangkara meningkatkan intensitas serangan.
Bhayangkara berusaha merespons melalui penguasaan bola yang lebih dominan. Tuan rumah menciptakan sejumlah peluang, tetapi pertahanan Persebaya masih mampu menjaga keunggulan hingga babak pertama berakhir. Skor 0-1 bertahan sampai turun minum.
Memasuki babak kedua, Bhayangkara terus menekan. Pelatih Oscar Bruzon melakukan sejumlah perubahan untuk meningkatkan daya gedor tim, sementara Persebaya berusaha mempertahankan keunggulan dengan mengandalkan pertahanan dan serangan balik.
Upaya Bhayangkara akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-61. Allano Brendon de Souza Lima mencetak gol penyama kedudukan setelah mendapatkan kesempatan di area pertahanan Persebaya. Gol tersebut mengubah skor menjadi 1-1 dan membuat pertandingan kembali terbuka.
Setelah kedudukan imbang, kedua tim masih memiliki peluang untuk mencetak gol kemenangan. Bhayangkara lebih dominan dalam penguasaan bola dengan catatan 73 persen serta melepaskan 17 tembakan. Namun, Persebaya lebih banyak memperoleh sepak pojok dengan sembilan berbanding lima milik tuan rumah.
Persebaya harus bekerja keras mempertahankan hasil imbang hingga pertandingan berakhir. Pelatih Bernardo Tavares menilai laga berjalan sulit dan timnya gagal menjaga keunggulan setelah Bhayangkara meningkatkan tekanan pada babak kedua.
Hasil 1-1 membuat kedua tim sama-sama mengamankan satu poin pada laga pembuka Super League 2026/27. Bhayangkara mendapatkan satu poin di hadapan pendukung sendiri, sedangkan Persebaya membawa pulang hasil imbang dari Lampung setelah sempat memimpin lebih dahulu.