DORTMUND, 8 September 2026 – Borussia Dortmund mengawali perjalanan mereka di fase liga Liga Champions 2026/27 dengan kemenangan dramatis 3-2 atas Villarreal di Signal Iduna Park, Selasa (8/9). Pertandingan berlangsung sengit hingga menit-menit akhir, dengan Serhou Guirassy mencetak dua gol untuk Dortmund, sementara satu gol lainnya tercipta melalui gol bunuh diri Renato Veiga.
Villarreal tampil lebih meyakinkan pada awal pertandingan dan beberapa kali mengancam pertahanan Dortmund. Pau Navarro dan Georges Mikautadze memiliki peluang untuk membawa tim tamu unggul, tetapi penyelesaian akhir mereka belum menghasilkan gol. Dortmund juga harus kehilangan pemain muda Konstantinos Karetsas pada babak pertama setelah sang pemain mengalami masalah sirkulasi dan harus mendapat perawatan medis.
Dortmund akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-53. Umpan Maximilian Beier menciptakan situasi berbahaya di dalam kotak penalti dan Renato Veiga justru memasukkan bola ke gawangnya sendiri. Gol tersebut membuat Dortmund unggul 1-0 dan mulai mengubah momentum pertandingan.
Villarreal merespons dengan cepat. Pada menit ke-66, Santiago Mouriño menyamakan kedudukan melalui sundulan setelah memanfaatkan situasi sepak pojok. Gol tersebut menghidupkan kembali pertandingan dan membuat Villarreal kembali memiliki peluang untuk mencuri kemenangan di kandang Dortmund.
Namun, Dortmund menunjukkan ketajamannya pada fase akhir pertandingan. Serhou Guirassy mencetak gol pada menit-menit akhir untuk membawa tuan rumah kembali unggul, sebelum kemudian menambah gol keduanya dari titik penalti. Dortmund pun memimpin 3-1 dan tampak akan menutup pertandingan dengan nyaman.
Drama belum berakhir. Pada menit ke-90+3, sebuah bola hasil tendangan bebas mengenai Guirassy dan masuk ke gawang Dortmund. Gol tersebut tercatat sebagai gol bunuh diri Guirassy dan membuat Villarreal memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3. Tim tamu kemudian mencoba mencari gol penyama, tetapi Dortmund mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Dortmund untuk memulai fase liga dengan tiga poin. Bagi Guirassy, pertandingan tersebut juga menjadi malam yang sangat unik. Ia mencetak dua gol untuk Dortmund, tetapi kemudian ikut mencetak gol ke gawang sendiri dalam sebuah pertandingan yang berakhir dengan skor 3-2.
Sementara itu, Villarreal harus pulang tanpa poin meski mampu memberikan perlawanan kuat di Signal Iduna Park. Dortmund menunjukkan ketenangan dan efektivitas pada babak kedua, sedangkan Villarreal harus membayar mahal kegagalan memanfaatkan peluang pada awal pertandingan. Kemenangan ini menjadi awal yang menjanjikan bagi Dortmund dalam perjalanan panjang fase liga Liga Champions musim ini.
Villarreal tampil lebih meyakinkan pada awal pertandingan dan beberapa kali mengancam pertahanan Dortmund. Pau Navarro dan Georges Mikautadze memiliki peluang untuk membawa tim tamu unggul, tetapi penyelesaian akhir mereka belum menghasilkan gol. Dortmund juga harus kehilangan pemain muda Konstantinos Karetsas pada babak pertama setelah sang pemain mengalami masalah sirkulasi dan harus mendapat perawatan medis.
Dortmund akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-53. Umpan Maximilian Beier menciptakan situasi berbahaya di dalam kotak penalti dan Renato Veiga justru memasukkan bola ke gawangnya sendiri. Gol tersebut membuat Dortmund unggul 1-0 dan mulai mengubah momentum pertandingan.
Villarreal merespons dengan cepat. Pada menit ke-66, Santiago Mouriño menyamakan kedudukan melalui sundulan setelah memanfaatkan situasi sepak pojok. Gol tersebut menghidupkan kembali pertandingan dan membuat Villarreal kembali memiliki peluang untuk mencuri kemenangan di kandang Dortmund.
Namun, Dortmund menunjukkan ketajamannya pada fase akhir pertandingan. Serhou Guirassy mencetak gol pada menit-menit akhir untuk membawa tuan rumah kembali unggul, sebelum kemudian menambah gol keduanya dari titik penalti. Dortmund pun memimpin 3-1 dan tampak akan menutup pertandingan dengan nyaman.
Drama belum berakhir. Pada menit ke-90+3, sebuah bola hasil tendangan bebas mengenai Guirassy dan masuk ke gawang Dortmund. Gol tersebut tercatat sebagai gol bunuh diri Guirassy dan membuat Villarreal memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3. Tim tamu kemudian mencoba mencari gol penyama, tetapi Dortmund mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Dortmund untuk memulai fase liga dengan tiga poin. Bagi Guirassy, pertandingan tersebut juga menjadi malam yang sangat unik. Ia mencetak dua gol untuk Dortmund, tetapi kemudian ikut mencetak gol ke gawang sendiri dalam sebuah pertandingan yang berakhir dengan skor 3-2.
Sementara itu, Villarreal harus pulang tanpa poin meski mampu memberikan perlawanan kuat di Signal Iduna Park. Dortmund menunjukkan ketenangan dan efektivitas pada babak kedua, sedangkan Villarreal harus membayar mahal kegagalan memanfaatkan peluang pada awal pertandingan. Kemenangan ini menjadi awal yang menjanjikan bagi Dortmund dalam perjalanan panjang fase liga Liga Champions musim ini.