LIVERPOOL, 6 September 2026 – Everton secara dramatis menahan Manchester United 2-2 dalam lanjutan Premier League 2026/27 di Hill Dickinson Stadium, Minggu (6/9). Manchester United dua kali memimpin melalui Bryan Mbeumo dan Benjamin Šeško, tetapi Everton selalu mampu membalas sebelum Ainsley Maitland-Niles mencetak gol spektakuler pada menit ke-96 untuk menyelamatkan satu poin.
Babak pertama berlangsung tanpa gol. Manchester United memiliki sejumlah peluang untuk membuka keunggulan, termasuk tembakan Bruno Fernandes yang membentur mistar. United juga lebih banyak menguasai permainan, tetapi Everton mampu menjaga pertahanan mereka tetap rapat hingga turun minum.
Kebuntuan pecah hanya semenit setelah babak kedua dimulai. Bryan Mbeumo melakukan aksi individu sebelum melepaskan penyelesaian yang membawa Manchester United unggul 1-0 pada menit ke-46. Gol tersebut membuat United berada dalam posisi yang menguntungkan untuk mengamankan kemenangan tandang pertama mereka musim ini.
Everton kemudian meningkatkan tekanan. Masuknya Jack Grealish pada babak kedua memberikan tambahan kreativitas bagi tuan rumah. Usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke-83 ketika Tyrique George melepaskan tembakan keras yang tidak mampu dihentikan kiper Manchester United, Senne Lammens. Skor berubah menjadi 1-1.
Manchester United kembali mendapatkan keunggulan pada menit ke-88. Luke Shaw mengirimkan umpan silang yang disambut Benjamin Šeško dengan sundulan untuk mengubah skor menjadi 2-1. Gol tersebut tampaknya akan menjadi penentu kemenangan United setelah mereka berhasil mempertahankan keunggulan hingga memasuki masa tambahan waktu.
Namun, Everton menolak menyerah. Pada menit ke-96, Ainsley Maitland-Niles, yang baru menjalani debut setelah bergabung dari Lyon, melepaskan tembakan keras dari jarak sekitar 30 hingga 35 yard. Bola melengkung ke sudut atas gawang dan menjadi gol penyeimbang yang sekaligus mengubah suasana stadion menjadi pesta.
Hasil ini menjaga Everton tetap belum terkalahkan setelah tiga pertandingan Premier League. The Toffees mengoleksi lima poin dan berada di posisi kedelapan. Manchester United, sementara itu, baru mengumpulkan empat poin dan berada di peringkat ke-11. United juga kembali gagal mempertahankan keunggulan setelah dua kali berada di depan dalam pertandingan.
Bagi Everton, gol Maitland-Niles menjadi penutup sempurna dari pertandingan yang penuh perubahan momentum. Sementara bagi Manchester United, hasil 2-2 terasa seperti kehilangan kemenangan yang sudah berada di depan mata. Michael Carrick harus kembali mencari cara agar timnya mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir, terutama setelah United kebobolan pada menit-menit terakhir.
Babak pertama berlangsung tanpa gol. Manchester United memiliki sejumlah peluang untuk membuka keunggulan, termasuk tembakan Bruno Fernandes yang membentur mistar. United juga lebih banyak menguasai permainan, tetapi Everton mampu menjaga pertahanan mereka tetap rapat hingga turun minum.
Kebuntuan pecah hanya semenit setelah babak kedua dimulai. Bryan Mbeumo melakukan aksi individu sebelum melepaskan penyelesaian yang membawa Manchester United unggul 1-0 pada menit ke-46. Gol tersebut membuat United berada dalam posisi yang menguntungkan untuk mengamankan kemenangan tandang pertama mereka musim ini.
Everton kemudian meningkatkan tekanan. Masuknya Jack Grealish pada babak kedua memberikan tambahan kreativitas bagi tuan rumah. Usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke-83 ketika Tyrique George melepaskan tembakan keras yang tidak mampu dihentikan kiper Manchester United, Senne Lammens. Skor berubah menjadi 1-1.
Manchester United kembali mendapatkan keunggulan pada menit ke-88. Luke Shaw mengirimkan umpan silang yang disambut Benjamin Šeško dengan sundulan untuk mengubah skor menjadi 2-1. Gol tersebut tampaknya akan menjadi penentu kemenangan United setelah mereka berhasil mempertahankan keunggulan hingga memasuki masa tambahan waktu.
Namun, Everton menolak menyerah. Pada menit ke-96, Ainsley Maitland-Niles, yang baru menjalani debut setelah bergabung dari Lyon, melepaskan tembakan keras dari jarak sekitar 30 hingga 35 yard. Bola melengkung ke sudut atas gawang dan menjadi gol penyeimbang yang sekaligus mengubah suasana stadion menjadi pesta.
Hasil ini menjaga Everton tetap belum terkalahkan setelah tiga pertandingan Premier League. The Toffees mengoleksi lima poin dan berada di posisi kedelapan. Manchester United, sementara itu, baru mengumpulkan empat poin dan berada di peringkat ke-11. United juga kembali gagal mempertahankan keunggulan setelah dua kali berada di depan dalam pertandingan.
Bagi Everton, gol Maitland-Niles menjadi penutup sempurna dari pertandingan yang penuh perubahan momentum. Sementara bagi Manchester United, hasil 2-2 terasa seperti kehilangan kemenangan yang sudah berada di depan mata. Michael Carrick harus kembali mencari cara agar timnya mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir, terutama setelah United kebobolan pada menit-menit terakhir.