COVENTRY, 29 Agustus 2026 – Hull City melanjutkan start impresif mereka di Premier League 2026/2027 setelah mengalahkan sesama tim promosi, Coventry City, dengan skor 1-0 di Coventry Building Society Arena, Sabtu (29/8). Liam Millar menjadi penentu kemenangan melalui gol pada menit ke-82.
Coventry tampil lebih agresif sejak awal pertandingan. Bermain di kandang untuk pertama kalinya di Premier League setelah lebih dari 25 tahun, tim asuhan Frank Lampard berusaha memanfaatkan dukungan suporter untuk menciptakan tekanan. Namun, berbagai peluang yang mereka bangun belum mampu menghasilkan gol.
Hull justru memperlihatkan permainan yang lebih sabar dan disiplin. Meskipun hanya menguasai sekitar 31 persen bola, The Tigers mampu menjaga organisasi pertahanan dengan baik dan membatasi ruang bagi Coventry. Kiper Konstantinos Tzolakis juga tampil penting dengan sejumlah penyelamatan yang membuat gawang Hull tetap aman.
Coventry terus mencoba memecah pertahanan Hull setelah turun minum. Haji Wright dan Taiwo Awoniyi menjadi bagian dari upaya tuan rumah untuk meningkatkan daya gedor, tetapi penyelesaian akhir mereka belum menemui sasaran. Dominasi penguasaan bola Coventry akhirnya tidak berbanding lurus dengan hasil di papan skor.
Ketika pertandingan memasuki menit ke-82, Hull melancarkan serangan balik cepat. Mohamed Belloumi mengirimkan umpan terobosan kepada Liam Millar yang bergerak ke ruang kosong. Millar kemudian dengan tenang menyelesaikan peluang tersebut untuk membawa Hull unggul 1-0.
Gol tersebut terasa semakin berharga karena Millar sebelumnya sempat membuang peluang serupa. Kali ini ia mampu memanfaatkan kesempatan dengan sempurna. Hull kemudian bertahan dengan disiplin hingga peluit akhir, sementara Coventry gagal menemukan gol penyeimbang meski terus memberikan tekanan.
Kemenangan ini membuat Hull City mencatat dua kemenangan dari dua pertandingan pertama mereka. Sebelumnya, mereka secara mengejutkan mengalahkan Manchester United 2-0 pada laga pembuka. Dua kemenangan tersebut juga disertai dua clean sheet, sebuah awal yang sangat positif bagi tim promosi di bawah pelatih Sergej Jakirovic.
Sebaliknya, Coventry harus menerima awal yang berat dalam perjalanan mereka kembali ke kasta tertinggi. The Sky Blues telah menelan dua kekalahan tanpa mencetak gol dalam dua pertandingan pertama. Bagi Hull, kemenangan di Coventry menjadi bukti bahwa mereka bukan sekadar tim promosi yang datang untuk melengkapi kompetisi, melainkan mampu bersaing sejak pekan-pekan awal.
Coventry tampil lebih agresif sejak awal pertandingan. Bermain di kandang untuk pertama kalinya di Premier League setelah lebih dari 25 tahun, tim asuhan Frank Lampard berusaha memanfaatkan dukungan suporter untuk menciptakan tekanan. Namun, berbagai peluang yang mereka bangun belum mampu menghasilkan gol.
Hull justru memperlihatkan permainan yang lebih sabar dan disiplin. Meskipun hanya menguasai sekitar 31 persen bola, The Tigers mampu menjaga organisasi pertahanan dengan baik dan membatasi ruang bagi Coventry. Kiper Konstantinos Tzolakis juga tampil penting dengan sejumlah penyelamatan yang membuat gawang Hull tetap aman.
Coventry terus mencoba memecah pertahanan Hull setelah turun minum. Haji Wright dan Taiwo Awoniyi menjadi bagian dari upaya tuan rumah untuk meningkatkan daya gedor, tetapi penyelesaian akhir mereka belum menemui sasaran. Dominasi penguasaan bola Coventry akhirnya tidak berbanding lurus dengan hasil di papan skor.
Ketika pertandingan memasuki menit ke-82, Hull melancarkan serangan balik cepat. Mohamed Belloumi mengirimkan umpan terobosan kepada Liam Millar yang bergerak ke ruang kosong. Millar kemudian dengan tenang menyelesaikan peluang tersebut untuk membawa Hull unggul 1-0.
Gol tersebut terasa semakin berharga karena Millar sebelumnya sempat membuang peluang serupa. Kali ini ia mampu memanfaatkan kesempatan dengan sempurna. Hull kemudian bertahan dengan disiplin hingga peluit akhir, sementara Coventry gagal menemukan gol penyeimbang meski terus memberikan tekanan.
Kemenangan ini membuat Hull City mencatat dua kemenangan dari dua pertandingan pertama mereka. Sebelumnya, mereka secara mengejutkan mengalahkan Manchester United 2-0 pada laga pembuka. Dua kemenangan tersebut juga disertai dua clean sheet, sebuah awal yang sangat positif bagi tim promosi di bawah pelatih Sergej Jakirovic.
Sebaliknya, Coventry harus menerima awal yang berat dalam perjalanan mereka kembali ke kasta tertinggi. The Sky Blues telah menelan dua kekalahan tanpa mencetak gol dalam dua pertandingan pertama. Bagi Hull, kemenangan di Coventry menjadi bukti bahwa mereka bukan sekadar tim promosi yang datang untuk melengkapi kompetisi, melainkan mampu bersaing sejak pekan-pekan awal.