Madura United Menang 3-1 atas PSS Sleman, Mitkov Cetak Brace

SLEMAN, 12 September 2026 - Madura United FC meraih kemenangan meyakinkan 3-1 atas PSS Sleman pada pekan kedua BRI Super League 2026/2027 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (12/9/2026). Hasil tersebut membuat Madura United mempertahankan start sempurna dengan dua kemenangan dari dua pertandingan. 

Madura United membuka keunggulan melalui Dimitar Mitkov pada menit ke-45. Penyerang asal Bulgaria tersebut memanfaatkan umpan Ilhamsyah untuk membawa Laskar Sapeh Kerrab menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.

Memasuki babak kedua, Madura United langsung menambah keunggulan. Juan Santacruz mencetak gol pada menit ke-47 setelah menerima umpan Hugo Gomes sehingga skor berubah menjadi 2-0 untuk tim tamu. PSS semakin berada dalam tekanan meski mampu menguasai jalannya permainan. 

Mitkov kemudian mencetak gol keduanya pada menit ke-67. Kali ini sang penyerang memanfaatkan umpan Iran Junior untuk membawa Madura United unggul 3-0. Brace tersebut sekaligus menambah koleksi gol Mitkov menjadi empat gol dalam dua pertandingan awal musim.

PSS Sleman baru mampu memperkecil ketertinggalan pada menit ke-85 melalui Matheus Fornazari. Pemain tersebut menyelesaikan umpan Hiromu Tanaka untuk mengubah kedudukan menjadi 1-3. Namun, gol tersebut tidak cukup untuk menghindarkan Super Elang Jawa dari kekalahan di hadapan pendukungnya sendiri. 

Menariknya, PSS sebenarnya lebih dominan dalam penguasaan bola. Tuan rumah mencatat sekitar 59 persen penguasaan bola dan melepaskan 19 tembakan, tetapi hanya sebagian yang mengarah tepat ke gawang. Madura United justru tampil sangat efektif dengan enam percobaan dan empat tembakan tepat sasaran yang menghasilkan tiga gol. 

Kemenangan ini membuat Madura United mengoleksi enam poin dari dua laga dan berada di posisi teratas klasemen sementara BRI Super League. Sebaliknya, PSS harus menerima kekalahan kedua setelah sebelumnya takluk 1-2 dari Bali United pada pertandingan pembuka. 

Bagi Madura United, kemenangan di Maguwoharjo menjadi bukti bahwa ketajaman lini depan mereka bukan hanya bergantung pada keuntungan bermain di kandang. Sementara bagi PSS, kekalahan ini menunjukkan bahwa dominasi penguasaan bola belum cukup tanpa efektivitas di depan gawang dan ketahanan pertahanan yang lebih baik.