Manchester City Comeback Dramatis, Gvardiol Antar Kemenangan 2-1 atas Bournemouth

MANCHESTER, 23 Agustus 2026 – Manchester City mengawali musim 2026/2027 Premier League dengan kemenangan dramatis. Tertinggal lebih dulu dari Bournemouth, The Citizens bangkit pada menit-menit akhir dan menang 2-1 di Etihad Stadium, Minggu (23/8). Marc Guéhi menyamakan kedudukan sebelum Joško Gvardiol mencetak gol kemenangan pada masa tambahan waktu.

Bournemouth justru tampil lebih meyakinkan pada sebagian besar pertandingan. Tim asuhan Marco Rose membuka keunggulan pada menit ke-26 melalui Marcus Tavernier. Gol tersebut lahir setelah pertahanan City kehilangan konsentrasi, memberi ruang kepada Tavernier untuk menyelesaikan peluang dari sisi kanan.

Manchester City berusaha merespons dengan meningkatkan tekanan. Namun, permainan mereka terlihat belum sepenuhnya padu di bawah pelatih baru Enzo Maresca. Sejumlah peluang terbuang, termasuk kesempatan Erling Haaland dan Marc Guéhi yang gagal dikonversi menjadi gol. Bournemouth pun mampu mempertahankan keunggulan hingga memasuki fase akhir pertandingan.

Maresca kemudian memasukkan Rayan Cherki dan Mateo Kovacic untuk mengubah jalannya pertandingan. Cherki menjadi salah satu pemain penting dalam kebangkitan City. Pada menit ke-84, sepak pojoknya berhasil disambut Guéhi dengan sundulan yang mengubah skor menjadi 1-1. Gol tersebut membangkitkan kembali energi tuan rumah yang sebelumnya terlihat frustrasi.

Drama belum berakhir. Pada masa tambahan waktu, Cherki kembali terlibat dalam terciptanya gol kedua. Bola yang diarahkan kepada Gvardiol berhasil diselesaikan bek asal Kroasia tersebut menjadi gol kemenangan City. Sempat dinyatakan offside oleh hakim garis, gol itu kemudian disahkan setelah pemeriksaan VAR memastikan posisi Gvardiol masih berada dalam posisi legal.

Kemenangan tersebut menjadi awal yang emosional bagi Maresca dalam pertandingan Premier League pertamanya sebagai manajer Manchester City. Setelah era panjang Pep Guardiola berakhir, City menghadapi perubahan besar dalam skuad, termasuk kepergian sejumlah pemain penting. Maresca sendiri masih harus menemukan bentuk terbaik timnya, tetapi karakter untuk bangkit dari situasi sulit sudah terlihat pada laga ini.

Bagi Bournemouth, kekalahan ini terasa pahit karena mereka hanya berjarak beberapa menit dari kemenangan bersejarah di Etihad Stadium. The Cherries sebelumnya juga datang dengan modal tidak terkalahkan dalam 18 pertandingan liga di bawah pelatih sebelumnya, Andoni Iraola. Namun, keunggulan yang mereka bangun dengan susah payah akhirnya runtuh dalam enam menit terakhir.

Manchester City akhirnya mengamankan tiga poin dengan cara yang nyaris seperti adegan penutup film: tertinggal, bangkit, lalu menang pada detik-detik terakhir. Hasil 2-1 itu sekaligus menjadi fondasi penting bagi Maresca untuk memulai babak baru City, meski performa sepanjang pertandingan menunjukkan masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan.