PSV Eindhoven Ditahan Shakhtar Donetsk 1-1 di Liga Champions

EINDHOVEN, 10 September 2026 – PSV Eindhoven harus puas bermain imbang 1-1 melawan Shakhtar Donetsk pada Matchday 1 fase liga UEFA Champions League 2026/27 di Philips Stadion, Kamis (10/9). Shakhtar unggul lebih dahulu melalui Gleiker Mendoza menjelang akhir babak pertama, sebelum Sergiño Dest menyamakan kedudukan pada awal babak kedua.

PSV tampil lebih dominan sejak pertandingan dimulai. Ivan Perišić hampir membuka keunggulan tuan rumah melalui tendangan voli pada awal laga, tetapi bola masih melebar tipis dari sasaran. PSV terus menekan pertahanan Shakhtar, tetapi belum mampu mengubah penguasaan permainan menjadi gol.

Justru Shakhtar yang berhasil mencuri gol pada menit ke-45. Gleiker Mendoza bergerak dari sisi lapangan, melakukan penetrasi ke area pertahanan PSV, kemudian melepaskan tembakan rendah yang tidak mampu dijangkau kiper Matej Kovář. Gol tersebut membuat tim asal Ukraina menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.

PSV langsung meningkatkan tekanan setelah jeda. Hasilnya datang pada menit ke-48 ketika Sergiño Dest mencetak gol penyama kedudukan. Bek asal Amerika Serikat itu memanfaatkan umpan dari Anass Salah-Eddine dan menyelesaikan peluang dengan tenang untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Gol tersebut menjadi momen penting bagi Dest yang kembali menunjukkan performa positif setelah sempat terganggu masalah cedera. Gol ke gawang Shakhtar merupakan gol pertamanya di Liga Champions dalam enam tahun sekaligus gol ketiganya pada awal musim 2026/27. Dest juga bermain penuh selama 90 menit dan mencatat akurasi umpan 91 persen.

Setelah kedudukan kembali imbang, PSV terus berusaha mencari gol kemenangan. Perišić menjadi salah satu pemain yang paling aktif menciptakan ancaman, tetapi pertahanan Shakhtar mampu bertahan hingga pertandingan berakhir. Shakhtar sendiri harus bekerja keras menghadapi tekanan tuan rumah, terutama pada paruh kedua.

Laga tersebut juga menjadi debut Arda Turan sebagai pelatih Shakhtar Donetsk di Liga Champions. Mantan pemain Atlético Madrid dan Barcelona itu membawa Shakhtar tampil disiplin untuk mencuri satu poin di Eindhoven. Hasil imbang tersebut membuat debut Eropa Turan sebagai pelatih berakhir dengan catatan positif.

Bagi PSV, hasil 1-1 berarti mereka terhindar dari kekalahan pada pertandingan pembuka, tetapi tetap harus memperbaiki efektivitas serangan setelah gagal memanfaatkan dominasi permainan. Sementara bagi Shakhtar, satu poin dari kandang PSV menjadi modal berharga untuk melanjutkan perjalanan di fase liga Liga Champions musim ini.