MALANG, 13 September 2026 – RANS Nusantara FC mengawali perjalanan di Pegadaian Championship 2026/27 dengan kemenangan dramatis. Tampil di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (13/9), RANS bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Persiba Balikpapan dengan skor 3-2.
Persiba tampil meyakinkan pada babak pertama. Takumu Nishihara membuka keunggulan Beruang Madu pada menit ke-6. Ryohei Yoshihama kemudian menggandakan keunggulan Persiba pada menit ke-20. RANS yang kesulitan membongkar pertahanan lawan harus memasuki ruang ganti dalam keadaan tertinggal 0-2.
Memasuki babak kedua, RANS mulai mengambil kendali pertandingan. Tekanan tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-65 setelah Amanhom Buku Khamis memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Gol tersebut menghidupkan kembali harapan RANS untuk menghindari kekalahan di hadapan pendukungnya.
Persiba berusaha mempertahankan keunggulan, tetapi tekanan RANS semakin sulit dibendung. Pada menit ke-89, Jan Martin Hoel Andersen berhasil mencetak gol penyama kedudukan. Skor berubah menjadi 2-2 dan momentum pertandingan sepenuhnya berpihak kepada tuan rumah.
Drama berlanjut hingga masa tambahan waktu. Pada menit ke-95, Dedik Setiawan menjadi penentu kemenangan RANS Nusantara. Gol tersebut membalikkan keadaan sekaligus melengkapi comeback luar biasa The Phoenix setelah sebelumnya tertinggal dua gol.
Pelatih Persiba Sudirman mengakui timnya kehilangan fokus pada 25 menit terakhir pertandingan. Ia menyebut sejumlah pemain mengalami cedera dan pergantian pemain membuat komunikasi serta koordinasi tim terganggu. Persiba akhirnya kehilangan kendali ketika RANS meningkatkan tekanan pada penghujung laga.
Secara statistik, RANS juga lebih dominan dalam penguasaan bola dengan 62 persen berbanding 38 persen milik Persiba. Kedua tim sama-sama mencatatkan lima tembakan, tetapi RANS berhasil membalikkan pertandingan melalui efektivitas serangan pada babak kedua.
Kemenangan ini menjadi awal manis bagi RANS Nusantara di musim 2026/27, sekaligus modal penting dalam ambisi mereka bersaing menuju kasta tertinggi sepak bola Indonesia. Sebaliknya, Persiba harus menerima kenyataan pahit setelah keunggulan 2-0 berubah menjadi kekalahan 2-3. Beruang Madu juga mengawali kompetisi dengan beban minus empat poin akibat sanksi yang masih berlaku.