LISBON, 9 September 2026 – Sporting CP mengawali UEFA Champions League 2026/27 dengan kemenangan setelah bangkit untuk menundukkan Galatasaray 3-1 pada Matchday 1 di Estádio José Alvalade, Rabu (9/9). Galatasaray sempat unggul melalui gol bunuh diri Gonçalo Inácio, tetapi Sporting membalikkan keadaan lewat Geny Catamo, Luis Suárez, dan Rodrigo Zalazar.
Galatasaray langsung memberikan kejutan pada awal pertandingan. Tim asal Turki tersebut membuka keunggulan melalui gol bunuh diri Inácio setelah situasi bola mati membuat pertahanan Sporting kesulitan mengantisipasi serangan. Galatasaray kemudian lebih banyak menguasai bola pada babak pertama, bahkan mencapai sekitar 75 persen penguasaan bola.
Sporting perlahan menemukan ritme permainan. Setelah sempat kesulitan keluar dari tekanan Galatasaray, tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-27 melalui Geny Catamo. Pemain asal Mozambik tersebut memanfaatkan situasi di dalam kotak penalti untuk menaklukkan kiper Galatasaray dan mengubah skor menjadi 1-1.
Kedudukan imbang bertahan hingga turun minum. Galatasaray memang lebih dominan dalam penguasaan bola, tetapi Sporting mampu bertahan dengan disiplin dan beberapa kali mengancam melalui serangan balik. Luis Suárez juga sempat mencetak gol yang dianulir sebelum akhirnya menjadi salah satu pemain paling menentukan bagi tuan rumah.
Sporting berbalik unggul pada menit ke-57 setelah mendapatkan hadiah penalti. Jacobs melakukan pelanggaran terhadap Luis Suárez di dalam kotak penalti dan keputusan tersebut dikonfirmasi melalui VAR. Suárez maju sebagai eksekutor dan menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk membawa Sporting unggul 2-1.
Enam menit kemudian, Sporting semakin menjauh. Rodrigo Zalazar mencetak gol ketiga melalui tendangan bebas yang dieksekusi dengan sangat baik. Bola meluncur ke arah gawang Galatasaray dan membuat kiper Okan Buruk tidak mampu menghentikannya. Skor berubah menjadi 3-1 untuk Sporting.
Galatasaray mencoba merespons dengan memasukkan sejumlah pemain untuk meningkatkan daya serang, termasuk Rafa Leão dan İlkay Gündoğan. Namun, Sporting mampu menjaga organisasi pertahanan dan mengelola keunggulan hingga pertandingan berakhir. Setelah tertinggal lebih dulu, tuan rumah justru mampu mencetak tiga gol dan mengamankan tiga poin.
Kemenangan 3-1 menjadi awal positif bagi Sporting CP di fase liga Liga Champions. Sebaliknya, Galatasaray harus pulang tanpa poin setelah gagal mempertahankan keunggulan meski tampil dominan dalam penguasaan bola pada babak pertama. Bagi Sporting, comeback tersebut menjadi modal penting menghadapi perjalanan panjang fase liga musim ini.
Galatasaray langsung memberikan kejutan pada awal pertandingan. Tim asal Turki tersebut membuka keunggulan melalui gol bunuh diri Inácio setelah situasi bola mati membuat pertahanan Sporting kesulitan mengantisipasi serangan. Galatasaray kemudian lebih banyak menguasai bola pada babak pertama, bahkan mencapai sekitar 75 persen penguasaan bola.
Sporting perlahan menemukan ritme permainan. Setelah sempat kesulitan keluar dari tekanan Galatasaray, tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-27 melalui Geny Catamo. Pemain asal Mozambik tersebut memanfaatkan situasi di dalam kotak penalti untuk menaklukkan kiper Galatasaray dan mengubah skor menjadi 1-1.
Kedudukan imbang bertahan hingga turun minum. Galatasaray memang lebih dominan dalam penguasaan bola, tetapi Sporting mampu bertahan dengan disiplin dan beberapa kali mengancam melalui serangan balik. Luis Suárez juga sempat mencetak gol yang dianulir sebelum akhirnya menjadi salah satu pemain paling menentukan bagi tuan rumah.
Sporting berbalik unggul pada menit ke-57 setelah mendapatkan hadiah penalti. Jacobs melakukan pelanggaran terhadap Luis Suárez di dalam kotak penalti dan keputusan tersebut dikonfirmasi melalui VAR. Suárez maju sebagai eksekutor dan menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk membawa Sporting unggul 2-1.
Enam menit kemudian, Sporting semakin menjauh. Rodrigo Zalazar mencetak gol ketiga melalui tendangan bebas yang dieksekusi dengan sangat baik. Bola meluncur ke arah gawang Galatasaray dan membuat kiper Okan Buruk tidak mampu menghentikannya. Skor berubah menjadi 3-1 untuk Sporting.
Galatasaray mencoba merespons dengan memasukkan sejumlah pemain untuk meningkatkan daya serang, termasuk Rafa Leão dan İlkay Gündoğan. Namun, Sporting mampu menjaga organisasi pertahanan dan mengelola keunggulan hingga pertandingan berakhir. Setelah tertinggal lebih dulu, tuan rumah justru mampu mencetak tiga gol dan mengamankan tiga poin.
Kemenangan 3-1 menjadi awal positif bagi Sporting CP di fase liga Liga Champions. Sebaliknya, Galatasaray harus pulang tanpa poin setelah gagal mempertahankan keunggulan meski tampil dominan dalam penguasaan bola pada babak pertama. Bagi Sporting, comeback tersebut menjadi modal penting menghadapi perjalanan panjang fase liga musim ini.