Brace Eduardo Barbosa Bawa Persik Kediri Tundukkan Madura United 2-0

Madura United harus bermain dengan 10 orang sejak menit 42, Macan Putih dominan dengan penguasaan bola 67 persen.

KEDIRI — Persik Kediri sukses meraih tiga poin penuh saat menjamu Madura United FC pada lanjutan BRI Super League 2026-27 di Stadion Brawijaya, Kediri, Jumat (9/10/2026) sore. Macan Putih menang 2-0 berkat brace Eduardo Miguel Ramos Barbosa.

Striker asal Portugal itu membuka keunggulan pada menit ke-9. Ia kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-24, memanfaatkan celah di pertahanan Madura United. Dua gol itu cukup untuk membawa Persik Kediri menutup babak pertama dengan keunggulan 2-0.

Petaka bagi Madura United datang pada menit ke-42. Dimitar Georgiev Mitkov diganjar kartu merah langsung, memaksa tim tamu bermain dengan 10 orang hingga peluit panjang. Sebelumnya, Dede Sapari sudah menerima kartu kuning pada menit ke-13.

Di kubu Persik, Junheong Park juga mendapat kartu kuning pada menit ke-37. Kartu kuning lainnya dikeluarkan wasit Yudai Yamamoto untuk M Taufany Muslihuddin (45+1') dan Fransiskus Alesandro Nimo Olepue (81').

Meski unggul jumlah pemain, Persik Kediri tidak serta-merta mengendur. Statistik menunjukkan Macan Putih menguasai bola hingga 67 persen berbanding 33 persen milik Madura United. Persik melepaskan 7 tembakan dengan 4 di antaranya tepat sasaran, sementara Madura United hanya mencatatkan 6 tembakan dan 2 ke gawang.

Pertandingan berjalan cukup keras. Total 33 pelanggaran tercipta, dengan Persik melakukan 18 kali dan Madura United 15 kali. Tendangan sudut juga lebih banyak didapat Persik (4-3), sedangkan Madura United tidak pernah terjebak offside sepanjang laga.

Kemenangan ini disaksikan langsung oleh 2.307 penonton yang memadati Stadion Brawijaya. Cuaca cerah dengan suhu 29 derajat Celsius menemani jalannya pertandingan.

Bagi Persik Kediri, hasil ini menjadi modal berharga untuk menjaga momentum di kompetisi. Sementara Madura United harus segera berbenah, terutama soal disiplin pemain, setelah harus kehilangan Mitkov akibat kartu merah.