MALANG — Arema FC menunjukkan mentalitas juara yang sesungguhnya. Sempat tertinggal dua gol di babak pertama, Singo Edan bangkit luar biasa dan memaksa Bhayangkara Presisi Lampung FC bermain imbang 2-2 dalam lanjutan BRI Super League 2026/2027 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (10/10/2026) sore. Laga pekan keempat ini disaksikan langsung oleh 1.528 penonton yang setia mendukung tim kebanggaan publik Malang.
Sejak peluit awal dibunyikan, Arema FC memang tampil menekan. Peluang pertama datang melalui tembakan jarak jauh Ahmad Maulana pada menit ke-11, tetapi masih bisa diamankan penjaga gawang Bhayangkara. Namun, petaka justru datang bagi tuan rumah. Pada menit ke-15, umpan silang matang dari winger Bhayangkara, Moussa Sidebe, berhasil dikonversi menjadi gol melalui sundulan Matias Ocampo yang berdiri tak terkawal di tiang jauh. Skor berubah 0-1 untuk keunggulan tim tamu.
Keunggulan satu gol membuat Bhayangkara semakin nyaman mendikte permainan. Kelengahan lini belakang Arema kembali dihukum pada menit ke-31. Lewat skema serangan yang hampir serupa, pergerakan cepat Sidebe kembali membuahkan assist matang yang dengan mudah diselesaikan Milan Ristovski tepat di depan gawang. Kedudukan 2-0 untuk Bhayangkara bertahan hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Arema FC yang memburu defisit dua gol bermain dengan penuh determinasi. Pelatih Marcos Santos melakukan pergantian taktis dengan memasukkan Arkhan Fikri menggantikan Hansamu Yama Pranata. Tekanan yang terus dilancarkan tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-52. Marcos Vinicius mencetak gol yang memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Pola permainan serupa tetap diterapkan untuk mengejar ketertinggalan satu gol. Usaha dari Arema FC kembali membuahkan hasil pada menit ke-60. Penyerang asal Nigeria, Oluwasegun Samuel Otusanya, sukses menggetarkan jala gawang Awan Setho Raharjo dan mengubah kedudukan menjadi seimbang 2-2. Setelah kedudukan imbang, Arema FC terus berusaha mencari gol kemenangan. Ghaby mendapat peluang pada menit ke-74 melalui tendangan dari dalam kotak penalti, tetapi bola masih melebar dari gawang Bhayangkara FC. Hingga peluit panjang dibunyikan wasit Sance Lawita, skor 2-2 bertahan.
Usai pertandingan, pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengakui duel berjalan sengit dan berat sejak menit awal. Ia menyebut timnya sempat kehilangan ritme setelah tampil solid pada awal babak pertama. "Kami sempat memulai laga dengan sangat baik pada 10 hingga 15 menit pertama, tetapi setelah itu tim kehilangan energi hingga tertinggal 0–2 di babak pertama. Tanggung jawab atas situasi tersebut sepenuhnya ada pada saya," ujar Marcos. Pelatih asal Brasil tersebut menegaskan bahwa momentum kebangkitan timnya di babak kedua lahir dari perubahan mentalitas bertanding saat jeda turun minum. "Perubahan besar di babak kedua bukan sekadar karena pergantian satu pemain, melainkan lahir dari perubahan perilaku, sikap, serta mentalitas bertanding tim yang berubah total," bebernya.
Di kubu seberang, pelatih Bhayangkara FC, Oscar Bruzon, menyayangkan hasil imbang yang didapatkan timnya. Ia menilai Bhayangkara tampil mendominasi dan unggul 2-0, tetapi tak sanggup mengunci tiga poin di akhir pertandingan. "Sisi negatifnya kami tidak puas dengan hasil pertandingan karena posisinya mendominasi, menyerang, dan bermain terbuka tapi di babak kedua Arema membalikkan keadaan serta mendapatkan peluang menyamakan kedudukan," kata Oscar. Meski demikian, ia tetap menganggap hasil imbang dari Stadion Kanjuruhan tetap penting karena membuat timnya belum terkalahkan di empat pertandingan. "Jadi kami melihat ini sebagai sesuatu yang positif, sebab melanjutkan tren tidak terkalahkan," ucapnya.
Penjaga gawang Bhayangkara, Awan Setho, juga mengungkapkan kekecewaannya. "Hasil yang mengecewakan untuk kami karena sudah unggul 2-0 terus hasilnya imbang, ini terasa seperti kekalahan," kata Awan. Ia mengakui Arema mampu tampil lebih baik di babak kedua, bermain lebih efektif, efisien, dan bisa memanfaatkan set piece dengan baik.
Hasil ini membuat Arema FC menempati peringkat kedelapan klasemen sementara dengan koleksi enam poin, unggul selisih gol dari Bhayangkara FC yang berada di posisi kesembilan dengan poin yang sama. Pada pekan selanjutnya, Arema FC akan melawat ke markas Garudayaksa FC, sedangkan Bhayangkara FC menghadapi Madura United.